MITRAPOL-ID- MERANTI — Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah Nurhayati (65), warga Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi korban sekaligus memastikan bantuan pemerintah diterima keluarga yang terdampak. Dalam kunjungan tersebut, H. Asmar juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk membantu menghadirkan kembali tempat tinggal bagi korban yang kehilangan rumah akibat kebakaran.
Rumah milik Nurhayati sebelumnya ludes terbakar pada Sabtu (19/9/2026). Saat tiba di lokasi, Bupati melihat langsung kondisi bangunan yang telah rata dengan tanah.
Dalam kunjungan tersebut, H. Asmar didampingi Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Tengku Arifin. Turut hadir Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Agustiono, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Widodo, Kepala Dinas Sosial Ginting, Sekretaris Dinas Sosial Wan Zul, serta Kasatpol PP.
Kehadiran sejumlah perangkat daerah tersebut menunjukkan keterlibatan lintas sektor pemerintah daerah dalam penanganan warga yang terdampak musibah, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga dukungan administrasi kependudukan dan rencana pemulihan tempat tinggal.
Pada kesempatan itu, pemerintah daerah menyerahkan bantuan kepada keluarga korban berupa sembako, sejumlah peralatan rumah tangga, serta dokumen kependudukan berupa KTP dan kartu keluarga (KK).
Tidak berhenti pada bantuan tanggap darurat, H. Asmar juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk membantu membangun kembali rumah korban. Rumah baru tersebut direncanakan berukuran sekitar 6 x 6 meter dan ditargetkan mulai dibangun pada awal 2027.
Rencana tersebut menjadi kabar yang menguatkan bagi Nurhayati yang harus kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah daerah.
“Terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan. Semoga Pak Bupati dan semua yang hadir dilindungi oleh Allah SWT,” ujar Nurhayati.
Kebakaran terjadi pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 16.50 WIB di rumah Nurhayati, RT 005/RW 001, Jalan Tanjung Harapan.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh anak korban, Mashitah, yang melihat asap hitam tebal keluar dari dalam rumah. Dalam waktu singkat, api membesar dan menghanguskan seluruh bangunan beserta sejumlah barang milik keluarga.
Petugas pemadam kebakaran bersama kepolisian dan warga sekitar kemudian melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, rumah beserta berbagai barang berharga milik korban ikut terbakar. Di antaranya mesin jahit, mesin cuci, kulkas, kasur, sofa, speaker, serta dua unit sepeda.
Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Berdasarkan pemeriksaan sementara di lokasi, kebakaran diduga dipicu korsleting pada instalasi listrik rumah korban yang menimbulkan percikan api.
Musibah tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengabaikan potensi bahaya kebakaran, terutama yang bersumber dari peralatan rumah tangga dan instalasi listrik.
H. Asmar mengimbau masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti agar meningkatkan kewaspadaan serta memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat Meranti untuk selalu menjaga rumah maupun lahan dari bahaya kebakaran. Jangan lupa mematikan kompor saat meninggalkan rumah dan perhatikan peralatan serta instalasi listrik yang dapat memicu kebakaran. Semoga kita semua senantiasa dilindungi Allah SWT,” kata H. Asmar.
Kehadiran pemerintah di tengah keluarga korban diharapkan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian saat musibah terjadi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemulihan agar warga terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara layak.***
Liputan: Khairul












