BATAM, Mitrapol.id — Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 002 Batam menjadi sorotan setelah muncul informasi yang menyebut sejumlah murid diduga tidak mendapatkan makanan bergizi gratis dengan alasan belum menyelesaikan tugas sekolah.
Informasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme penyaluran MBG di lingkungan sekolah, mengingat program tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi peserta didik serta mendukung proses belajar mereka.
Untuk memastikan informasi tersebut, awak media melakukan konfirmasi kepada salah seorang guru di SDN 002 Batam melalui aplikasi WhatsApp.
Namun, ketika ditanya mengenai informasi adanya murid yang diduga tidak mendapatkan MBG karena belum mengerjakan tugas, guru tersebut belum memberikan penjelasan secara substantif.
“Bapak dari mana tahu informasi?” jawab guru tersebut melalui WhatsApp.
Saat media kembali meminta penjelasan mengenai alasan dan mekanisme pemberian MBG kepada siswa, komunikasi kemudian terhenti dan tidak diperoleh keterangan lebih lanjut.
Atas kondisi tersebut, informasi mengenai dugaan adanya pembatasan pemberian MBG kepada murid karena alasan tugas sekolah masih perlu diklarifikasi dan diverifikasi lebih lanjut. Media ini tidak menyimpulkan bahwa dugaan tersebut benar sebelum adanya penjelasan dari pihak sekolah maupun instansi terkait.
Program MBG sendiri pada prinsipnya diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak, serta menunjang konsentrasi dan aktivitas belajar.
Karena itu, pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut dinilai penting agar distribusi makanan bergizi dapat berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Pihak-pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN), BPOM, Pemerintah Kota Batam, aparat penegak hukum (APH), serta masyarakat, diharapkan dapat melakukan pengawasan apabila ditemukan indikasi pelaksanaan program yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Media ini juga masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak SDN 002 Batam maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai informasi tersebut.
Klarifikasi dari pihak sekolah dan instansi berwenang penting untuk memastikan persoalan ini tidak berkembang menjadi informasi sepihak serta untuk memberikan gambaran yang utuh kepada masyarakat mengenai pelaksanaan program MBG di SDN 002 Batam.
Bersambung — Part 2.












