Mitrapol.id/Batam, 25 Juni 2026, Dalam suasana penuh keakraban dan semangat membangun komunikasi yang positif, Eksekutif Nasional Batam Watch Indonesia (BWI) melaksanakan audiensi dan silaturahmi dengan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam. Kegiatan yang difasilitasi oleh Polresta Barelang tersebut berlangsung di Komplek Ruko Grand California, Jalan Laksamana Bintan Blok AA No. 1–8, Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Dalam pertemuan tersebut, Batam Watch Indonesia diwakili oleh Direktur Eksekutif Nasional BWI, Mardan Eriansyah Siregar, S.Sos, didampingi Dewan Pengawas BWI beserta jajaran.
Sementara itu, KPU Bea Cukai Batam dihadiri oleh *Romi V. Sarumaha* selaku Kepala Seksi Penyidikan, *Mujiono* selaku Kepala Seksi Layanan Informasi dan Humas, perwakilan Kepala Seksi Intelijen, serta jajaran Bea Cukai Batam lainnya.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi ajang perkenalan dan mempererat tali silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas berbagai isu strategis yang berkembang di Kota Batam, termasuk pentingnya membangun komunikasi yang sehat antara masyarakat sipil, aparat penegak hukum, dan instansi pemerintah guna mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Penyidikan KPU Bea Cukai Batam, Romi V. Sarumaha, menegaskan bahwa Bea Cukai Batam pada prinsipnya tidak anti terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Menurutnya, kritik yang disampaikan secara objektif, konstruktif, serta berdasarkan data dan fakta merupakan bagian penting dari fungsi kontrol sosial dalam mendukung perbaikan kinerja dan pelayanan publik.
*”Kami tidak anti kritik. Kritik yang disampaikan secara baik, berdasarkan data dan fakta, tentu menjadi masukan yang berharga bagi institusi untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,”* ujarnya.
Direktur Eksekutif Nasional Batam Watch Indonesia, Mardan Eriansyah Siregar, S.Sos, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Bea Cukai Batam dalam menerima masukan dari masyarakat serta atas terbangunnya ruang dialog yang produktif. Menurutnya, komunikasi yang baik merupakan fondasi penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara masyarakat dan penyelenggara negara.
“Silaturahmi dan dialog seperti ini sangat penting untuk membangun saling pengertian, memperkuat sinergi, serta menciptakan suasana yang kondusif bagi kemajuan Kota Batam,” ungkap Mardan.
Melalui kegiatan ini, seluruh pihak berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, sehingga berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat disikapi secara bijaksana melalui dialog, koordinasi, dan semangat kolaborasi demi kepentingan daerah, bangsa, dan negara.
Audiensi tersebut menjadi momentum positif dalam memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antara unsur masyarakat dan institusi pemerintah dalam mewujudkan Batam yang maju, aman, kondusif, dan berdaya saing./tim












