MITRAPOL-ID- MERANTI – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mendukung operasional dan pembangunan di tingkat desa kembali dibuktikan. Melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Pemkab Kepulauan Meranti resmi menuntaskan penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) yang sempat tertunda.
Kepala BPKAD Kepulauan Meranti, Fajar Triasmoko, MT, mengonfirmasi bahwa dana untuk pagu Mei 2026 sekaligus tunda bayar satu bulan Tahun Anggaran 2024 telah ditransfer secara serentak ke rekening 96 desa sejak Jumat (31/7/2026) lalu.
“Ini adalah bentuk komitmen dan janji kami. Begitu dana dari pusat masuk ke kas daerah, langsung kami teruskan ke rekening desa. Tidak ada yang ditahan atau ditunda,” tegas Fajar saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/8/2026).
Fajar menjelaskan, demi mempercepat penyaluran hak-hak pemerintah desa, jajaran BPKAD bahkan tetap merampungkan proses verifikasi dan administrasi transfer hingga akhir pekan. Hal ini menjadi bukti nyata keseriusan BPKAD dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga stabilitas keuangan di tingkat desa.
Tidak berhenti di situ, BPKAD Kepulauan Meranti juga melakukan terobosan berupa efisiensi birokrasi untuk tahapan pencairan berikutnya. Khusus pengajuan ADD pagu bulan Juni dan Juli 2026, pemerintah desa tidak perlu lagi membuat berkas terpisah.
Setiap desa kini cukup mengajukan satu proposal untuk mengover alokasi pencairan dua bulan sekaligus.
“Efisiensi ini kita lakukan agar proses administrasi tidak berbelit-belit. Harapannya, dana dapat sampai lebih cepat dan segera dimanfaatkan untuk operasional desa serta pemenuhan kebutuhan masyarakat,” terang Fajar.
BPKAD menargetkan seluruh pencairan ADD untuk alokasi Juni dan Juli tersebut dapat tuntas ditransfer sebelum akhir bulan ini.
“Insyaallah, pencairan dua bulan sekaligus ini akan kita tuntaskan sebelum akhir Agustus 2026 mendatang,” pungkasnya.***(Khairul)












