Via Vallen Klarifikasi Penjualan Aset Mewah: Efisiensi Bukan Kesulitan Finansial
Sosok Via Vallen, penyanyi dangdut yang dikenal luas di industri musik Indonesia, belakangan ini menjadi perbincangan hangat di kalangan publik. Sorotan utama tertuju pada kondisi keuangannya, yang memicu spekulasi setelah ia mengumumkan penjualan salah satu aset mewahnya, sebuah mobil BMW 430i Convertible, melalui media sosial. Pengumuman ini sontak menuai beragam komentar, sebagian besar bernada miring dari para warganet.
Menanggapi berbagai anggapan negatif tersebut, Via Vallen akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi mendalam melalui kanal siaran di akun Instagram pribadinya. Ia menegaskan bahwa penjualan aset tersebut murni merupakan keputusannya sendiri dan bukan karena terdesak oleh kebutuhan finansial.
“Terus soal aku jualin mobil, jualin tanah dikomenin yang tydack-tydack. Aku jualan aset ya aset aku sendiri padahal, bukan lagi ngemis juga jadi ngapaen mengsedih cobaa,” tulis Via, mengungkapkan rasa herannya terhadap respons sebagian publik.
Lebih lanjut, Via menjelaskan bahwa keputusan menjual asetnya didasari oleh pertimbangan efisiensi. Baginya, tidak ada gunanya mempertahankan barang-barang yang jarang digunakan, terlebih lagi jika masih harus dibebani dengan biaya pajak tahunan.
“Barang gak kepake, tapi pajak tetep harus bayar. Pada mau bayarin apa yaa,” tambahnya, menyindir mereka yang berkomentar tanpa memahami situasi yang sebenarnya.
Via juga mengingatkan kembali pengalamannya di masa lalu, di mana ia pernah mempertahankan sebuah aset yang akhirnya justru kehilangan nilainya. Ia mencontohkan insiden mobil Alphard miliknya yang pernah mengalami kebakaran.
“Sama kaya mobil alphardku yang kebakar dulu. Awal awal kebakar banyak banget yang mau beli, ditawar ratusan juta. Karena sayang, disimpennn aja sampe akhirnya sekarang cuma jadi bangkai yang ga bernilai,” bebernya, menunjukkan pelajaran berharga dari pengalaman tersebut.
Penyanyi lagu “Sayang” ini dengan tegas membantah tudingan bahwa dirinya sedang mengalami kesulitan ekonomi atau membutuhkan uang dalam waktu dekat. Tudingan tersebut, menurutnya, muncul lantaran ia kini tengah menjalani masa hiatus dari dunia hiburan setelah melahirkan kedua buah hatinya, Agham dan Shazza, pada tahun 2024 dan 2026.
“Aku gak BU BU amatt jadi ngapain harus diobral asetnya,” tegasnya, menekankan bahwa keputusannya untuk menjual aset tidak didasari oleh kondisi mendesak. “Aku emang memutuskan hiatus ya karena keadaan yang aku pilih sendiri,” sambungnya, menjelaskan bahwa masa rehatnya adalah pilihan pribadi.
Via kemudian memaparkan alasannya memilih untuk menjual asetnya secara langsung melalui media sosial. Perempuan berusia 34 tahun ini mengaku ingin mendapatkan harga yang sesuai dan memastikan pembelinya adalah pihak yang jelas dan transparan.
“Makanya aku posting disosmedku ya paling gak pembelinya tuh terang dan jelas dari jake sendiri, jadi kalo nawar gak ngawur,” imbuhnya. Dengan cara ini, ia berharap dapat terhindar dari penawaran yang tidak masuk akal dan proses transaksi yang lebih efisien.
Meskipun menyadari bahwa keputusan menjual aset di media sosial berpotensi mengundang berbagai macam komentar, Via mengaku tetap merasa heran dengan respons negatif yang dilontarkan oleh sebagian warganet.
“Baca komen-komen dipostinganku agak gimana gitu ya sebenernyaaaa. Makanya kadang mau posting apa tuh suka bingung sekarang,” tandasnya, mengungkapkan kebingungannya terhadap pola pikir sebagian publik yang cenderung menghakimi tanpa memahami konteks.
Sebelumnya, Via Vallen juga diketahui pernah menjual asetnya yang lain, yaitu sebidang tanah kavling yang berlokasi di perumahan elit Kahuripan Nirwana, Sidoarjo, Jawa Timur. Langkah ini semakin memperkuat pandangannya bahwa penjualan aset adalah bagian dari manajemen keuangan yang bijak.
Profil Singkat Via Vallen: Dari Panggung Lokal Menuju Panggung Nasional
Bagi para penikmat musik dangdut di Tanah Air, nama Via Vallen tentu sudah tidak asing lagi. Lahir di Surabaya, Jawa Timur, Via memiliki perjalanan karier yang inspiratif di panggung hiburan dangdut Indonesia. Ia memulai kariernya dari panggung-panggung lokal di berbagai daerah, bahkan kerap tampil di wilayah Solo Raya, sebelum akhirnya menembus kancah nasional.
Pemilik nama asli Maulidia Octavia ini telah menggeluti dunia tarik suara sejak usianya masih 15 tahun. Langkah awal kariernya di industri musik nasional ditandai dengan lagu debutnya yang berjudul “Selingkuh”, yang dirilis secara nasional pada tahun 2015.
Namun, nama Via Vallen semakin meroket dan dikenal luas oleh masyarakat berkat lagu fenomenalnya yang berjudul “Sayang” pada tahun 2017. Lagu ini berhasil menjadi hits dan mempopulerkannya di berbagai kalangan.
Perjalanan karier Via tidak berhenti di situ. Ia juga pernah dipercaya untuk menyanyikan lagu tema Asian Games 2018, yaitu “Meraih Bintang”, yang semakin meneguhkan posisinya sebagai salah satu penyanyi dangdut papan atas.
Prestasi lainnya datang dari kolaborasinya dengan Disney Indonesia, di mana ia dipercaya untuk menyanyikan lagu “Lead The Way” dalam versi Bahasa Indonesia dengan judul “Kita Bisa”. Hal ini menunjukkan jangkauan dan pengakuan yang diraihnya tidak hanya di kancah musik dangdut, tetapi juga di industri musik yang lebih luas.
Berikut adalah beberapa singel populer yang pernah dirilis oleh Via Vallen:
- Sayang
- Jejakmu
- Pak Polisi
- Bojo Galak
- Meraih Bintang
- Ra Jodo






