Kebakaran Kandang Ayam Jago di Bangkalan: Kerugian Puluhan Juta dan Imbauan Kewaspadaan
Bangkalan – Sebuah insiden kebakaran yang cukup mengkhawatirkan terjadi di Perumahan Nilam, Bangkalan, pada Selasa malam, 2 Juni 2026. Peristiwa ini melalap habis sebuah kandang khusus yang diperuntukkan bagi ternak ayam jago atau ayam petarung. Akibatnya, puluhan ekor ayam pilihan yang memiliki nilai ekonomis tinggi hangus terpanggang, menimbulkan kerugian yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kejadian ini sempat memicu kepanikan di kalangan warga sekitar, mengingat lokasi kandang yang berada di area permukiman padat. Sejumlah warga berinisiatif untuk mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal karena api dengan cepat menjalar dan membakar material kandang yang sebagian besar terbuat dari bambu dan kayu.
Kronologi Kejadian: Dari Pembakaran Sampah Menjadi Bencana
Menurut keterangan dari Kasi Penyelamatan Damkar Satpol PP Bangkalan, Ortiz Iskandar, penyebab utama kebakaran ini berawal dari aktivitas pembakaran sampah yang rutin dilakukan oleh pemilik kandang. Pembakaran ini merupakan bagian dari rutinitas pembersihan kotoran di seluruh area kandang ayam.
“Setelah membersihkan kotoran di seluruh area kandang ayam, dikumpulkan dan dibakar. Setelah api mengecil dikira padam lalu ditinggal, namun api kembali membesar dan menghanguskan kandang berikut ayam-ayam,” jelas Ortiz Iskandar kepada awak media pada Rabu, 3 Juni 2026.
Ia menambahkan bahwa pemeliharaan ayam-ayam jago ini tergolong khusus. Ayam-ayam tersebut ditempatkan di satu kapling area kosong yang sengaja disiapkan untuk deretan kandang. Jarak antara rumah pemilik dengan kandang ayam pun terbilang cukup jauh, sehingga kemungkinan kesadaran akan adanya api yang membesar menjadi terlambat.
Nilai Kerugian yang Fantastis
Ayam jago petarung dikenal memiliki nilai jual yang tidak main-main. Per ekornya bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung pada kualitas dan prestasinya. Dalam insiden kebakaran ini, diperkirakan sekitar 20 ekor ayam jago pilihan yang menjadi korban. Jika dirata-ratakan, kerugian yang dialami oleh pemilik bisa mencapai angka puluhan juta rupiah.
“Harganya jutaan per ekor, sekitar 20 ekor yang terpanggang. Warga dan pemilik mulai sadar ketika api membesar,” ungkap Ortiz Iskandar, menggambarkan betapa berharganya ternak yang hilang dalam kebakaran tersebut.
Imbauan untuk Meningkatkan Kewaspadaan di Musim Kemarau
Menyikapi kejadian ini, pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Bangkalan menyampaikan imbauan penting kepada masyarakat, terutama terkait aktivitas pembakaran sampah. Ortiz Iskandar menekankan perlunya peningkatan kewaspadaan, terlebih lagi mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau.
“Apalagi saat ini sudah memasuki musim kemarau dengan cuaca terik, kelembaban rendah membuat vegetasi seperti ilalang dan dedaunan lekas mengering,” ujar Ortiz.
Kondisi cuaca yang kering dan mudah terbakar ini sangat rentan terhadap penyebaran api. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk tidak meninggalkan aktivitas pembakaran sampah begitu saja.
Tips Mencegah Kebakaran Akibat Pembakaran Sampah:
- Pastikan Api Benar-benar Padam: Sebelum meninggalkan lokasi pembakaran, pastikan bara api sudah benar-benar padam. Jangan hanya mengira api sudah kecil atau padam, karena bara api yang tersembunyi bisa kembali membesar.
- Siram dengan Air: Cara paling aman untuk memastikan api benar-benar padam adalah dengan menyiramnya menggunakan air. Pastikan seluruh area pembakaran dibasahi hingga tidak ada lagi bara yang tersisa.
- Jauhkan dari Material Mudah Terbakar: Lakukan pembakaran sampah di area yang lapang dan jauh dari material yang mudah terbakar seperti tumpukan daun kering, rumput kering, atau bangunan kayu.
- Perhatikan Arah Angin: Hindari membakar sampah saat angin bertiup kencang, karena hal ini dapat mempercepat penyebaran api.
- Siapkan Alat Pemadam Darurat: Sediakan alat pemadam darurat seperti ember berisi air atau pasir di dekat lokasi pembakaran.
- Laporkan Jika Melihat Bahaya: Jika Anda melihat ada aktivitas pembakaran yang berpotensi membahayakan, jangan ragu untuk melaporkannya kepada pihak berwenang setempat.
Insiden kebakaran kandang ayam jago di Bangkalan ini menjadi pengingat krusial bagi seluruh masyarakat akan pentingnya menjaga kewaspadaan, terutama dalam mengelola sumber api sekecil apapun, guna mencegah kerugian yang lebih besar.










