MITRAPOL.ID BENGKALIS — Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis kembali diselimuti suasana duka. Salah satu tokoh adat dan panutan masyarakat Melayu, Datok H. Bahrum bin Mansur, berpulang ke Rahmatullah pada usia 87 tahun, Selasa, 11 Agustus 2026.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar LAMR Kabupaten Bengkalis serta masyarakat Melayu Riau. Semasa hidupnya, Datok H. Bahrum dikenal sebagai sosok yang teduh, bijaksana, dan konsisten dalam menjaga nilai-nilai adat, tradisi, serta marwah Melayu.
Dedikasi untuk Adat dan Budaya Melayu
Sepanjang pengabdiannya, almarhum aktif memberikan pemikiran dan tenaganya untuk kemajuan masyarakat adat. Beliau juga dikenal sebagai salah satu tokoh yang menjadi tempat bertanya dan rujukan dalam persoalan adat dan budaya Melayu.
Ketua Umum MKA LAMR Kabupaten Bengkalis, Datok Seri H. Ilham, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita kehilangan seorang sosok tetua adat yang luar biasa. Datok H. Bahrum bin Mansur bukan sekadar tokoh, melainkan pelita dan tempat bertanya bagi kita semua terkait adat dan budaya Melayu. Tunjuk ajar dan nasihat almarhum akan senantiasa menjadi warisan berharga yang terus kita junjung tinggi,” ujarnya.
Datok Seri H. Ilham mengatakan, duka yang dirasakan keluarga besar LAMR Kabupaten Bengkalis datang secara beruntun.
“Di samping kita kehilangan Datok H. Bahrum, kita juga kehilangan salah seorang petinggi LAMR Bengkalis, Datok H. Khairuddin R. Nur, yang meninggal dunia pada Senin, 10 Agustus 2026. Saya sendiri juga kehilangan abang kandung, H. Syaiful Aula, pada Selasa, 11 Agustus 2026,” ungkapnya.
Disemayamkan di Rumah Duka
Jenazah Datok H. Bahrum bin Mansur disemayamkan di rumah duka di Jalan Gatot Subroto, Gang Sehati, Kelurahan Rimbasekampung, Kecamatan Bengkalis.
Pelepasan dan salat jenazah dilaksanakan di rumah duka. Prosesi pelepasan dilakukan oleh Timbalan MKA LAMR Kabupaten Bengkalis, Datok H. Buya Amrizal.
Jenazah kemudian dimakamkan di Pemakaman Umum Masjid Jami’ Desa Kelapapati, Kecamatan Bengkalis, tepatnya di samping makam almarhumah istri almarhum.
Doa dari Keluarga Besar LAMR Bengkalis
Timbalan MKA LAMR Kabupaten Bengkalis, Datok H. Buya Amrizal, menyampaikan bahwa seluruh jajaran pengurus dan keluarga besar LAMR Kabupaten Bengkalis turut berduka atas berpulangnya para tokoh tersebut.
“Kami dari segenap jajaran pengurus dan keluarga besar LAMR Kabupaten Bengkalis mendoakan agar almarhum Datok H. Bahrum bin Mansur, Datok H. Khairuddin R. Nur, serta H. Syaiful Aula diampuni segala dosa dan kekhilafannya, diterima segala amal ibadahnya, serta ditempatkan di maqam yang terpuji di sisi Allah SWT,” ujar Buya Amrizal.
Ia juga menyampaikan doa bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan,” tutupnya.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan seluruh amal ibadahnya diterima oleh-Nya.(Red)












