MITRAPOL-ID- RENGAT — Gelaran kejuaraan sepak bola Piala Suratin U-17 secara resmi ditutup oleh Bupati Indragiri Hulu (Inhu) yang diwakili Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhu di Stadion Batu Canai, Rengat. Partai puncak menyajikan laga dramatis antara EBR FC melawan Kampar Junior FA yang berakhir dengan skor tipis 2-1 untuk keunggulan EBR FC.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka dan saling jual beli serangan. Adu taktik serta strategi antarpelatih tersaji sengit di lapangan. Striker Kampar Junior FA asal Kepulauan Meranti, Abai (nomor punggung 25), berkali-kali merepotkan lini belakang EBR FC hingga harus mendapat pengawalan khusus dari dua hingga tiga pemain bertahan lawan.
Petaka bagi Kampar Junior FA datang pada menit ke-25. Berawal dari skema tendangan bebas tidak jauh dari luar kotak penalti, pemain EBR FC melepaskan eksekusi keras yang terukur. Bola sempat ditepis oleh gawang Kampar Junior FA, namun bola muntah (rebound) di area penalti berhasil disambar dengan baik oleh pemain EBR FC hingga mengubah skor menjadi 1-0.
Pertandingan berjalan menarik dengan kualitas teknik tinggi. EBR FC yang diperkuat kolaborasi pemain asal Sumatra Utara dan Jawa Timur mendapat perlawanan sengit dari skuad Kampar Junior FA yang murni dihuni talenta-talenta lokal Riau.
Mendekati akhir babak pertama, EBR FC berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Memanfaatkan kelengahan pertahanan Kampar Junior FA yang asyik menyerang, EBR FC melancarkan serangan balik cepat yang diselesaikan secara dingin oleh pemain bernomor punggung 12.
Memasuki babak kedua, Kampar Junior FA langsung mengambil inisiatif serangan. Aksi individu ciamik dari Abai sempat membuahkan peluang emas lewat sepakan terukur, meski masih sanggup diamankan penjaga gawang EBR FC.
Gol yang ditunggu-tunggu Kampar Junior FA akhirnya tercipta pada menit ke-80. Memanfaatkan kecepatan serta kejelian Abel (nomor punggung 21) dalam merespons blunder penjaga gawang EBR FC, Kampar Junior FA sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Memasuki menit-menit akhir, tensi pertandingan kian meningkat. Laskar Tobuong Tanah—julukan Kampar Junior FA—mengurung pertahanan EBR FC hingga setengah lapangan dan menciptakan serangkaian peluang berbahaya. Namun hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 2-1 bertahan untuk kemenangan EBR FC.
Pelatih Kampar Junior FA, Coach Zidan, mengaku sangat bangga atas pencapaian dan kerja keras anak-anak asuhnya di laga final ini. Menurutnya, dengan keterbatasan yang ada dan mengandalkan materi pemain produk lokal Riau serta kolaborasi talenta SMA SKO Riau, menembus partai puncak merupakan prestasi yang luar biasa.
“Kampar Junior FA Juara Riau, Runner-Up Terhormat, dan Tobuong Tanah Menjaga Martabat Sepak Bola Riau,” tegas Coach Zidan penuh bangga usai pertandingan.***












