Breaking News
Daerah  

Sejumlah Tokoh Tua dan Tokoh Adat Wafat, LAMR Kabupaten Bengkalis Berduka

MITRAPOL.ID BENGKALIS — Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis tengah diliputi suasana duka. Sejumlah tokoh tua dan tokoh adat Kabupaten Bengkalis berpulang ke Rahmatullah secara berturut-turut sejak 9 Agustus 2026.

Para tokoh yang telah meninggal dunia tersebut yakni H. Khairuddin Nur, H. Bahrum, H. Syaiful Aula, dan H. Yuhelmi. Kepergian mereka menjadi kehilangan besar bagi keluarga, LAMR, serta masyarakat Kabupaten Bengkalis.

H. Khairuddin Nur diketahui pernah menjadi pengurus LAMR Kabupaten Bengkalis pada masa khidmat 2019–2024. Sementara itu, H. Syaiful Aula merupakan salah seorang tokoh tua yang dikenal memiliki kiprah dan kontribusi bagi negeri Bengkalis.

Sedangkan H. Bahrum dan H. Yuhelmi merupakan pengurus aktif LAMR Kabupaten Bengkalis pada masa khidmat 2024–2029.

Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Seri Syaukani Al Karim, menyampaikan bahwa wafatnya para tokoh tersebut merupakan kehilangan besar bagi lembaga adat maupun masyarakat Bengkalis.

Bulan Agustus ini merupakan bulan dukacita bagi LAMR Kabupaten Bengkalis, karena beberapa tokoh adat dan tokoh tua negeri ini telah berpulang ke Rahmatullah, mendahului kita semua. Ini sebuah kehilangan besar, karena pada bidangnya masing-masing, mereka semua telah menunjukkan bakti yang luar biasa,” ujar Datuk Seri Syaukani Al Karim.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan para almarhum agar seluruh pengabdian dan bakti yang telah diberikan menjadi amal ibadah serta mendapat balasan terbaik dari Allah SWT.

Kita semua berdukacita yang sedalam-dalamnya. Mari kita semua mendoakan semoga semua bakti yang sudah disumbangkan, baik kepada LAMR maupun kepada negeri ini, menjadi amal ibadah, dan Allah membalasnya dengan kebaikan-kebaikan pada hari akhirat,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Ketua Umum MKA LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Seri H. Ilham Noer. Menurutnya, kepergian para tokoh tersebut bukan hanya menjadi duka bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga merupakan duka bersama bagi masyarakat dan lembaga adat di Kabupaten Bengkalis.

Para tokoh tersebut merupakan aset berharga bagi lembaga adat dan Bengkalis. Sejak masa lampau, mereka sudah berbuat banyak untuk kemajuan negeri ini, sesuai dengan bidang masing-masing. Kita patut menaruh hormat kepada mereka semua,” kata Datuk Seri H. Ilham Noer.

Atas nama MKA LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Seri H. Ilham Noer turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga almarhum.

Saya atas nama Ketua Umum MKA, menyatakan turut berdukacita, seraya berdoa semoga mereka mendapatkan tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah Azza wa Jalla,” tuturnya.

Kepergian empat tokoh tersebut meninggalkan duka mendalam sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat Bengkalis akan besarnya jasa para tokoh tua dalam menjaga nilai-nilai adat, kebersamaan, serta membangun negeri.

LAMR Kabupaten Bengkalis menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga seluruh amal ibadah dan pengabdian para almarhum diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.