Breaking News
Berita  

Bikin Iri, Abah Kayat 72 Tahun akan Nikahin Wanita Cantik

Ft Ist

Mitrapol.id/ Jagat media sosial kembali gempar dengan munculnya sebuah video viral yang menampilkan momen yang tidak biasa.

Perbedaan usia sejauh 57 tahun tampaknya tidak menghalangi niat seorang pria lanjut usia untuk melamar seorang gadis remaja yang masih berstatus pelajar.

Kisah ini berawal dari keseriusan seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dikenal sebagai Abah Kayat, berusia 72 tahun. Sosok yang ingin dipinangnya adalah Neng Dinda, seorang anak perempuan berusia 15 tahun.

Dengan membawa sejumlah barang seserahan, Abah Kayat secara terbuka mengungkapkan ketertarikan kepada Neng Dinda, yang dinilainya cantik dan kreatif.

Menyadari status pujaan hatinya yang masih sangat muda, Abah Kayat mengungkapkan rencananya untuk masa depan. Dalam video tersebut, ia berjanji tidak akan terburu-buru dalam melangsungkan pernikahan dan berkomitmen untuk menunggu hingga Neng Dinda menyelesaikan pendidikannya. Rencananya, resepsi pernikahan akan dilaksanakan setelah Neng Dinda mencapai usia 17 tahun.

Momen yang seharusnya dipenuhi kebahagiaan ini justru menciptakan suasana canggung dan memicu polemik di masyarakat. Dalam rekaman video, Neng Dinda tampak lebih banyak diam, tanpa memberikan tanggapan atau ekspresi persetujuan atas lamaran dari pria paruh baya tersebut.

Video ini segera memicu reaksi beragam dari warganet. Banyak yang mempertanyakan kewajaran niat tersebut dan menyerukan perlunya pengawasan terkait perlindungan hak-hak anak serta kepatuhan terhadap batas usia minimal pernikahan sesuai regulasi yang berlaku.

Hingga saat ini, kelanjutan dari rencana lamaran tersebut belum diketahui secara pasti. Viralitas video ini bukan sekadar soal asmara, tetapi juga menyentuh isu penting tentang hak dan perlindungan anak di bawah umur.

Walaupun Abah Kayat berjanji untuk menunggu hingga Neng Dinda berusia 17 tahun, sorotan publik mengingatkan kita bahwa masa depan, kesehatan mental, dan pendidikan seorang anak harus selalu menjadi prioritas utama.

Sumber Riska Rahmadila (FB)

error: Content is protected !!