Seleksi Pejabat Strategis: Bupati dan Wabup Halmahera Tengah Uji Kompetensi 38 ASN untuk 10 Posisi Kunci
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) tengah berupaya memperkuat jajaran birokrasinya melalui proses seleksi terbuka untuk mengisi sepuluh jabatan strategis di tingkat Pimpinan Tinggi Pratama. Sebanyak 38 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mengikuti Uji Kompetensi yang secara langsung diuji oleh Bupati Halteng, Ikram Malan Sangadji, dan Wakil Bupati, Ahlan Djumadil. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari implementasi Manajemen Talenta ASN, yang dirancang untuk memastikan penempatan pejabat berdasarkan prinsip meritokrasi yang kuat.
Pelaksanaan uji kompetensi ini berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati, menandai langkah penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemkab Halteng. Fokus utama seleksi ini adalah mengidentifikasi dan memilih individu-individu yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang mumpuni, tetapi juga integritas, rekam jejak yang baik, serta kemampuan inovatif dalam menerjemahkan visi pembangunan daerah menjadi program kerja yang konkret dan terukur.
Sepuluh Jabatan Strategis yang Diperebutkan
Kesepuluh jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang menjadi fokus dalam uji kompetensi ini mencakup posisi-posisi krusial yang sangat menentukan arah pembangunan dan pelayanan publik di Halmahera Tengah. Jabatan-jabatan tersebut adalah:
- Dinas Kesehatan: Bertanggung jawab atas kesehatan masyarakat dan penyelenggaraan layanan kesehatan.
- Dinas Perikanan: Mengelola potensi sumber daya perikanan dan kelautan daerah.
- Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian: Mengatur arus informasi, teknologi, dan keamanan data.
- Dinas Perhubungan: Mengembangkan dan mengelola infrastruktur serta layanan transportasi.
- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan: Menangani situasi darurat kebakaran dan bencana.
- Satuan Polisi Pamong Praja: Menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.
- Dinas Penataan Ruang dan Kawasan Perkotaan: Mengatur tata ruang dan pengembangan wilayah perkotaan.
- Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda): Mengelola pendapatan daerah dan optimalisasi penerimaan.
- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil): Menangani administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.
Penilaian Berbasis Meritokrasi dan Transparansi
Dalam proses uji kompetensi, Bupati Ikram Malan Sangadji dan Wakil Bupati Ahlan Djumadil secara aktif memberikan pertanyaan-pertanyaan yang menguji kedalaman pemahaman dan kemampuan strategis para peserta. Pertanyaan yang diajukan mencakup berbagai aspek, mulai dari inovasi dalam pelayanan publik, strategi penyelesaian permasalahan daerah, upaya peningkatan kinerja organisasi, hingga pengelolaan sumber daya aparatur yang efektif. Kemampuan peserta dalam menerjemahkan visi pembangunan daerah menjadi program kerja yang terukur juga menjadi poin krusial dalam penilaian.
Bupati Ikram Malan Sangadji menegaskan komitmen penuh Pemkab Halteng terhadap prinsip sistem merit dalam setiap tahapan seleksi. Ia menekankan bahwa penilaian didasarkan murni pada kompetensi, kinerja, integritas, pengalaman, serta pemenuhan syarat dalam kerangka Manajemen Talenta ASN. “Saya ingin menegaskan bahwa asesmen ini tidak ada kaitannya dengan hasil Pilkada atau perbedaan pilihan politik beberapa tahun lalu. Yang menjadi dasar penilaian adalah kompetensi, kinerja, integritas, pengalaman, serta pemenuhan syarat dalam Manajemen Talenta ASN. Pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan proses yang profesional, objektif, dan transparan,” ujar Bupati Ikram.
Beliau juga secara tegas menyatakan bahwa tidak ada diskriminasi dalam proses ini. Baik Bupati maupun Wakil Bupati tidak memandang latar belakang atau kedekatan pribadi dalam melakukan penilaian. “Dalam asesmen ini saya dan Pak Wakil tidak melihat siapa A dan siapa B. Tidak ada diskriminasi terhadap siapa pun. Hal itu terbukti dengan terbukanya kesempatan bagi seluruh ASN yang memenuhi persyaratan dalam Manajemen Talenta untuk mengikuti proses ini,” tambahnya. Hasil akhir seleksi nantinya juga akan melalui pertimbangan dan mekanisme yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), memastikan objektivitas dan kepatuhan terhadap regulasi.
Komitmen Pelayanan Publik di Tengah Tantangan
Di tengah kesibukan agenda pemerintahan, Bupati Ikram Malan Sangadji dan Wakil Bupati Ahlan Djumadil menunjukkan komitmen tak tergoyahkan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Bahkan, pada malam sebelumnya, keduanya turun langsung memantau wilayah yang terdampak genangan air akibat curah hujan tinggi. “Sebagai pemerintah daerah, kami memiliki tanggung jawab untuk hadir dan memastikan masyarakat yang mengalami musibah mendapatkan perhatian dan penanganan yang cepat,” ungkap Bupati Ikram, menegaskan prioritas pelayanan publik.
Wakil Bupati Ahlan Djumadil menambahkan bahwa pejabat yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi pemimpin organisasi yang responsif, inovatif, dan adaptif terhadap berbagai tantangan pembangunan daerah. “Jabatan bukan sekadar posisi struktural, tetapi amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu kami ingin memastikan bahwa yang terpilih adalah ASN yang memiliki kapasitas, integritas, dan kemampuan manajerial yang baik untuk memimpin perangkat daerah,” jelas Wabup Ahlan.
Melalui pelaksanaan Uji Kompetensi JPT Pratama ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap dapat menghasilkan jajaran pimpinan yang berkualitas tinggi. Pejabat-pejabat terpilih ini diharapkan mampu memperkuat fondasi birokrasi, secara signifikan meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjadi motor penggerak dalam percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Halteng.












