Breaking News
Berita  

Camat Pulau Merbau Hermansyah Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Pasca-Pilkades, Persatuan Jadi Prioritas

MITRAPOL.ID- MERANTI – Camat Pulau Merbau, Hermansyah, S.H., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) hingga seluruh tahapan pascapemilihan berakhir.

Ajakan tersebut menjadi penegasan pentingnya menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat, terutama setelah berlangsungnya kontestasi demokrasi di tingkat desa yang berpotensi menghadirkan perbedaan pilihan maupun pandangan politik.

Hermansyah menegaskan, Pilkades bukan sekadar momentum menentukan pemimpin desa, melainkan juga bagian dari proses demokrasi yang harus dijalankan dengan mengedepankan kedewasaan, sikap saling menghormati, serta komitmen menjaga persatuan.

Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan berdemokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya berkembang menjadi perselisihan yang dapat merusak hubungan kekeluargaan dan keharmonisan di tengah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan Pilkades hingga pasca-Pilkades. Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi persatuan dan kerukunan harus tetap menjadi prioritas,” ujar Hermansyah.

Ia mengingatkan, keberhasilan penyelenggaraan Pilkades tidak cukup hanya diukur dari terlaksananya proses pemilihan. Lebih dari itu, suasana aman, hubungan sosial yang tetap harmonis, serta kesediaan masyarakat menerima proses demokrasi secara dewasa juga menjadi bagian penting yang harus dijaga.

Karena itu, masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, terlebih informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, memperkeruh suasana, atau memicu keresahan di lingkungan masyarakat.

Hermansyah juga menekankan pentingnya menyikapi setiap informasi secara bijak dengan mengedepankan verifikasi dan tidak ikut menyebarkan kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Jangan sampai perbedaan pilihan membuat hubungan antartetangga, keluarga, maupun sesama warga menjadi renggang. Mari kita kedepankan sikap saling menghormati, menjaga komunikasi, dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi,” pesannya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa menjaga kondusivitas wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kecamatan, pemerintah desa, maupun panitia penyelenggara. Dukungan masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh unsur terkait sangat dibutuhkan agar situasi tetap aman dan terkendali.

Menurut Hermansyah, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban merupakan modal penting untuk memastikan kehidupan sosial tetap berjalan baik setelah proses pemilihan selesai.

Ia pun mengajak seluruh warga Kecamatan Pulau Merbau agar kembali memperkuat kebersamaan, menghormati proses dan hasil Pilkades sesuai ketentuan yang berlaku, serta memberikan ruang bagi pemerintahan desa untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Harapan kita bersama, seluruh rangkaian Pilkades dapat berlangsung aman, lancar, tertib, dan demokratis hingga seluruh tahapan selesai. Jangan biarkan perbedaan politik merusak persaudaraan yang selama ini sudah terjalin dengan baik,” tutupnya.

Dengan terpeliharanya keamanan dan ketertiban pasca-Pilkades, masyarakat diharapkan dapat kembali berfokus pada pembangunan desa, peningkatan kesejahteraan, serta penguatan semangat gotong royong demi kemajuan Kecamatan Pulau Merbau dan Kabupaten Kepulauan Meranti.***