Breaking News
News  

Milad ke-79, HMI Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan

Mitrapol.id//

MEDAN – Memperingati Milad ke-79, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan mengawal proses pembangunan di daerah. HMI Sumut juga siap menjalin kerja sama dengan pihak kepolisian dan pemerintah melalui partisipasi pengawasan sosial, pelaporan dini potensi gangguan kamtibmas, serta pelibatan kader dalam kegiatan kemasyarakatan dan pengabdian publik.

Ketua Badko HMI Sumut, M. Yusril Mahendra Butar-Butar, mengatakan Milad ke-79 menjadi momentum refleksi sekaligus “uji titik zaman” bagi organisasi. Di usia yang semakin matang, HMI dituntut memperkuat perannya dalam pembangunan dan menjaga Kamtibmas khususnya di Sumatera Utara.

“HMI Sumatera Utara berkomitmen untuk terus mengawal setiap proses pembangunan di daerah. Momentum uji titik zaman ini kami maknai sebagai tanggung jawab moral untuk memastikan pembangunan berjalan dengan baik, terarah, dan benar-benar membawa kemajuan bagi Sumatera Utara,” ujar Yusril kepada wartawan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Sabtu, (07/02/2026) Medan.

Selain itu, terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat keamanan, tetapi juga organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, terlebih di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini.

“Karena itu, HMI Sumut berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah, TNI–Polri, serta para pemangku kepentingan lainnya melalui pendekatan kolaboratif, dialogis, dan edukatif. Kami aktif membangun komunikasi lintas sektor guna menyelaraskan program pembinaan generasi muda, pencegahan konflik sosial, serta penguatan nilai kebangsaan dan keislaman yang moderat,” jelasnya.

Yusril menambahkan, HMI Sumut memandang pencegahan lebih efektif dibandingkan penindakan. Oleh sebab itu, edukasi menjadi fokus utama untuk membentengi generasi muda dari potensi pelanggaran hukum maupun keterlibatan dalam tindak kriminal.

Di era digital, lanjutnya, meningkatnya kejahatan siber seperti hoaks, ujaran kebencian, penipuan daring, dan provokasi di media sosial menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama.

Untuk itu, HMI Sumut mendorong penguatan literasi digital melalui kampanye bijak bermedia sosial, pelatihan verifikasi informasi, serta pembinaan kader agar mampu menjadi agen penyejuk di ruang digital.

“Kader HMI diharapkan mampu menangkal disinformasi dan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memecah persatuan atau mengganggu stabilitas daerah,” tegasnya.

Selain fokus pada edukasi digital, HMI Sumut juga menyatakan kesiapan menjalin kerja sama dengan kepolisian dan pemerintah dalam bentuk pengawasan sosial, pelaporan dini potensi gangguan kamtibmas, serta keterlibatan kader dalam kegiatan kemasyarakatan dan pengabdian publik.

“Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengkritik, tetapi juga sebagai mitra solusi dalam menjaga ketertiban sosial. Dengan semangat keislaman, keindonesiaan, dan intelektualitas, HMI Sumut berkomitmen menjadi jembatan antara masyarakat dan para stakeholder agar terwujud sinergi kuat dalam menjaga Sumatera Utara tetap aman, damai, dan kondusif, baik di ruang nyata maupun ruang digital,” pungkasnya.

Acara itu dihadiri Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, Kepala Kejati Sumut, Harli Siregar, Wakapolda Sumut, Brigjen Pol. Sonny Irawan, Sejumlah pimpinan OPD, organisasi pemuda dan mahasiswa serta kader HMI.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan rasa syukur karena masih dapat bersama merayakan bagian dari perjalanan panjang sejarah bangsa, yang tidak terlepas dari peran organisasi kemahasiswaan seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Ia menegaskan, meski lahir dari ruang sederhana, HMI telah melahirkan gagasan besar dan kader-kader hebat yang berkontribusi bagi bangsa.

Menurutnya, HMI bukan organisasi kecil, melainkan kekuatan moral dan intelektual yang harus memberi dampak nyata. Karena itu, kader HMI dituntut hadir di tengah masyarakat sebagai penyambung aspirasi, penyeimbang pemerintah, sekaligus pemberi masukan demi kemajuan daerah, khususnya Sumatera Utara.

(Ade Saputra)

Editor: Ade Saputra
error: Content is protected !!