MITRAPOL-ID- TEBING TINGGI BARAT — Menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, UPT Puskesmas Alai bergerak cepat melakukan pembagian masker secara massal sekaligus menyosialisasikan bahaya paparan asap dan langkah penanganannya di Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (9/10/2026).
Langkah proaktif di bawah kepemimpinan Kepala UPT Puskesmas Alai, dr. Moses, tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan gangguan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih waspada terhadap dampak paparan asap.
Pembagian masker dilakukan langsung oleh petugas dengan menyasar sejumlah titik strategis, mulai dari lingkungan UPT Puskesmas Alai, persimpangan jalan, hingga kawasan pelabuhan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya menyasar masyarakat di ruang terbuka (outdoor), tetapi juga lingkungan dalam ruangan (indoor). Selain membagikan masker, petugas turut memberikan edukasi mengenai bahaya paparan asap, pentingnya perlindungan pernapasan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan.
Untuk memperluas jangkauan pelayanan, UPT Puskesmas Alai juga menyalurkan masker ke desa-desa melalui bidan desa. Dengan demikian, upaya perlindungan kesehatan diharapkan dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah permukiman.
Kepala UPT Puskesmas Alai, dr. Moses, menegaskan bahwa perlindungan kesehatan masyarakat membutuhkan langkah nyata, respons cepat, dan edukasi yang berkelanjutan. Menurutnya, kehadiran tenaga kesehatan di tengah masyarakat merupakan bagian penting dari upaya pencegahan sebelum gangguan kesehatan semakin serius.
“Bagi kami, kesehatan masyarakat adalah prioritas yang harus dijaga bersama. Karena itu, kami berupaya bergerak cepat turun langsung ke lapangan, membagikan masker, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya paparan asap dan cara mengurangi risikonya,” ujar dr. Moses.
Ia menjelaskan, pembagian masker bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kondisi lingkungan yang berpotensi memengaruhi kesehatan.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya menggunakan masker, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kesehatan, terutama ketika kualitas udara memburuk. Kurangi aktivitas di luar ruangan jika kondisi tidak memungkinkan, jaga kesehatan keluarga, dan segera periksakan diri apabila mengalami keluhan seperti batuk yang memburuk atau sesak napas,” pesannya.
dr. Moses juga berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit semakin meningkat melalui kerja sama antara tenaga kesehatan, bidan desa, pemerintah setempat, dan seluruh lapisan masyarakat.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan keluarga. Kami akan terus mendorong upaya promotif dan preventif sesuai kebutuhan masyarakat, karena menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi membutuhkan partisipasi kita semua,” tambahnya.
Respons cepat UPT Puskesmas Alai tersebut mendapat apresiasi dari Miswan MP, selaku pemuda Desa Alai. Ia menilai langkah turun langsung ke lapangan dan penyaluran masker hingga ke desa merupakan bentuk perhatian yang penting bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala UPT Puskesmas Alai, dr. Moses, beserta seluruh petugas yang telah bergerak cepat membagikan masker dan memberikan sosialisasi mengenai bahaya asap. Langkah ini sangat berarti karena masyarakat tidak hanya membutuhkan informasi, tetapi juga kepedulian dan tindakan nyata untuk menjaga kesehatan,” ungkap Miswan.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi lingkungan yang berpotensi mengganggu kesehatan.
“Kami berharap perhatian seperti ini terus berlanjut dan menjangkau seluruh masyarakat desa. Semoga sinergi antara pihak puskesmas, bidan desa, pemuda, dan masyarakat semakin kuat sehingga kesadaran menjaga kesehatan dapat tumbuh bersama. Terima kasih kepada dr. Moses dan jajaran yang telah menunjukkan kepedulian secara langsung kepada masyarakat,” tambahnya.
Paparan asap dapat menyebabkan iritasi mata, batuk, dan gangguan pernapasan, serta memperburuk kondisi orang yang memiliki penyakit pernapasan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, menggunakan masker yang sesuai, dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau gejala berat lainnya.
Gerak cepat UPT Puskesmas Alai menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan, edukasi, dan upaya melindungi masyarakat sebelum risiko kesehatan berkembang lebih jauh.
Melalui pembagian masker dan sosialisasi yang menjangkau berbagai titik aktivitas hingga desa-desa, UPT Puskesmas Alai berharap masyarakat Kecamatan Tebing Tinggi Barat semakin tanggap terhadap ancaman paparan asap.
Pada akhirnya, perlindungan kesehatan akan lebih optimal apabila langkah nyata tenaga kesehatan berjalan seiring dengan kesadaran masyarakat. Kepedulian bersama menjadi kunci untuk menjaga keluarga dan lingkungan tetap sehat di tengah kondisi udara yang kurang baik.***(Khairul)












